Puluhan Mahasiswa IAIN Cirebon Berkunjung Ke Redaksi Okezone

 

JAKARTA - Syakh Nurjati dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Cirebon melakukan kunjungan dan studi wisata ke ruang redaksi Okezone.com.

Ada sekitar 56 mahasiswa dari jurusan Komisi Penyiaran Islam (KPI) mengikuti jalannya serangkaian acara.

Babay Barmawi merupakan salah satu dosen KPI yang mengungkapkan, bahwa kunjungan media merupakan agenda tahunan yang dilakukan pihaknya, bertujuan untuk memberikan pengalaman serta ilmu mendasar tentang apa itu media, dan bagaimana proses produksi di dalamnya.

"Mahasiswa yang mengikuti acara tersebut adalah semester 4. Dengan adanya acara ini, semoga kita bisa menjalin silaturahmi, dan bermanfaat untuk semuanya," ujar Babay yang dikutip dari Okezone, Jakarta Pusat, Kamis (29/3/2018).

Kemudian, Redaktur Pelaksana Okezone Kemas Irawan Nurrachman mengungkapkan, bahwasannya perkembangan teknologi dan penetrasi masyarakat akan dunia internet makin tumbuh seiring dengan berjalannya waktu.

Dengan itu, banyak media yang mulai beralih menuju dunia daring, demi menjaga eksistensi di dunia industri media.

Okezone sendiri, kini telah menjadi One Stop Portal yang menyajikan tak hanya berita yang berbentuk teks, namun juga video, foto, infografis hingga media penunjang seperti TV dan live streaming, Jelas kemas. Dengan adanya manfaat jaringan MNC Media yang luas, Okezone berusaha menyajikan bentuk baru dalam dunia pemberitaan online.

Dalam acara tersebut, beberapa mahasiswa bertanya mengenai pemberitaan di Okezone. Salah satunya adalah Nur Azizah, mahasiswi KPI yang menanyakan bagaimana membedakan antara berita yang memuat konten sponsor dan berita yang murni dari hasil reportase.

Jawab Kemas, selalu ada perbedaan antara konten sponsor dan berita hasil reportase. Salah satunya adalah adanya kode "Adv" atau advetorial dalam ujung berita sponsor, sedangkan pemberitaan murni, tak ada ciri seperti itu, dan bernilai berita kuat demi tujuan untuk meraih pembaca sebanyak mungkin.

Tak hanya itu, "Kita juga pasti membatasi konten sponsor itu, karena masyarakat juga lebih mencari pemberitaan yang bersifat informatif daripada membaca konten sponsor di dalam sebuah portal berita," tambah Kemas.

KIRIM EMAIL ANDA KE :
kampusindo@gmail.com
Twitter
Facebook
VIDEO