Mahasiswa UMM Membuat Aplikasi Anti Pungli Berbasis Gawai di Sistem Android.

 

MALANG - Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang bernama Zul Fahmi, Jatim membuat aplikasi anti pungutan liar (antipungli) dengan nama "Sapu Bersih Pungli" berbasis gawai di sistem Android.

Zul mengatakan bahwasannya dalam membuat aplikasi itu karena penggunaan laporan pungli melalui cara konvesional seperti mengirim pesan singkat (sms) atau telepon dianggap kurang efektif untuk digunakan.

Aplikasi ini dibuat sejak Mei 2017, dan rencananya rampung pada pertengahan April 2018, setelah itu akan diluncurkan secara publik di App Store Android agar setiap pengguna gawai dapat mengunduh dengan mudah, ujar Zul mengaku.

Dengan adanya aplikasi tersebut, di era milineal seperti hari ini, dibutuhkan inovasi yang lebih mudah digunakan dan dapat membantu tugas pemerintah untuk memberantas praktik pungli yang meresahkan," ujar mahasiswa yang berasal dari Balikpapan tersebut.

Cara kerja aplikasi Sapu Bersih Pungli cukup mudah, yaitunya hanya dengan fitur "shake you're phone" atau mengguncangkan telepon genggam saat berada di lokasi yang dicurigai terjadi pungli, maka otomatis aplikasi akan menangkap titik koordinat lokasi di mana Anda berada, jelasnya.

Jika sipemakai menggunakan aplikasi tersebut, maka "Informasi ini lalu secara otomatis akan terkirim pada server aplikasi dan ditindak lanjuti oleh petugas," tambahnya menjelaskan.

Namun, ia berharap, dengan adanya aplikasi ini dapat menjembatani kepentingan masyarakat untuk hidup tenang tanpa pungli dan membantu pemerintah untuk memberantas pungli.

Tambah Zul menjelaskan, aplikasi ini sedang dalam tahap akhir, dan berharap ke depannya dapat menjalin kerja sama dengan pemerintah agar aplikasi ini bisa digunakan masyarakat dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, "Kami juga ingin agar target pemerintah untuk memberantas pungli juga lebih cepat tercapai," tuturnya.

 

KIRIM EMAIL ANDA KE :
kampusindo@gmail.com
TWITTER
VIDEO