Persaingan Sekolah Kedinasan 2018, PKN STAN dan IPDN

 

JAKARTA - sistem https://sscndikdin.bkn.go.id mencatat 277.402 orang bersaing memperebutkan 13.677 formasi atau kursi. Sampai dengan penutupan penerimaan sekolah kedinasan pada 30 April 2018 pukul 23.59 WIB, Ada sejumlah 46.267 orang lainnya (16,7%) hanya mengisi biodata dan tidak melakukan pemilihan sekolah kedinasan sehingga dinyatakan gagal.

Berdasarkan “Peta persaingan sekolah kedinasan pada tahun ini berubah drastis. Jika pada tahun sebelumnya PKN STAN dan IPDN yang masing-masing dikelola Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri selalu menjadi pilihan favorit, pada tahun 2018 tingkat persaingan paling ketat justru berada di ATKP Medan (1:46), diikuti oleh peringkat kedua API Madiun (1:45), dan peringkat ketiga POLTEKIM (1:34),” kata Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan yang dikutip dari okezone.

IPDN sendiri megatakan, ia berada di peringkat ke-10 (1:23), sedangkan PKN STAN menduduki peringkat ke-11 (1:20) dari sisi persaingan kursi. POLTEKPEL Surabaya menduduki peringkat paling buncit dengan 1 kursi diperebutkan oleh 5 orang.

Ini merupakan salah satu faktor yang mungkin menjadi penyebab perubahan peta persaingan tersebut, dikarenakan pesatnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo”, jelasnya.

Apa tahapan Seleksi Sekolah Dinas Selanjutnya ?, Sesuai dengan Permenpan RB Nomor 22 Tahun 2018 tentang Penerimaan Mahasiswa-Mahasiswi/Taruna-Taruni Sekolah Kedinasan Pada Kementerian/Lembaga Tahun 2018, tahapan selanjutnya adalah:
1. Seleksi Administrasi oleh sekolah kedinasan
2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT BKN, dan
3. Seleksi Lanjutan oleh sekolah kedinasan (dapat berupa tes kesehatan, tes kesamaptaan, tes psikologi, tes wawancara, dan tes lainnya yang dipersyaratkan).

Adapun, khusus untuk pelaksanaan SKD dengan CAT BKN, peserta diwajibkan membayar Rp50.000 yang disetorkan langsung kepada Bendara Umum Negara melalui mekanisme yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.

Juga Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen Heri Susilowati menjelaskan, dalam pelaksanaan SKD dengan CAT BKN, peserta akan mendapat 100 soal pilihan ganda dalam waktu 90 menit. Untuk itu terdapat 3 jenis tes dalam sistem ini, yaitu TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) 35 soal, TIU (Tes Intelegensia Umum) 30 soal, dan TKP (Tes Karakteristik Pribadi) 35 soal.

Dan untuk Ketentuan Passing Grade atau Nilai Ambang Batas diberlakukan sebagai berikut: 75 untuk TWK, 80 untuk TIU, dan 143 untuk TKP. Dan untuk peserta yang berada di bawah Passing Grade untuk masing-masing jenis tes itu tidak dapat melanjutkan ke tahapan selanjutnya.

KIRIM EMAIL ANDA KE :
kampusindo@gmail.com
Twitter
Facebook
VIDEO