Budaya Berpakaian Batik Mahasiswa, Banyak Model Baru

Padang –  “padang kota tercinta kujaga dan kubela”. Begitulah slogan kota yang terkenal dengan syari’at islam. kota ini juga tercatat sebagai penegas peraturan daerah tentang  kewajiban siswa memakai pakaian muslim. tidak hanya itu , 99 nama allh begitu lancar dilntunkan oleh para pelajar mulai dari kanak-kanak sampai sekolah menengah atas. Sehingga lantunan asmaul husnah terdengar hampir setiap disudut kota mulai dari mesjid sampai sekolah-sekolah membuat bulu kuduk merinding. Luar biasa , sungguh sangat kelihatan nuansa islaminya.

Keislaman kota ini juga didukung oleh berbagai macam simbol-simbol. STKIP merupakan  kampus yang banyak diminati
oleh kalangan masyarakat, seperti kita lihat memang dari hari kehari kampus STKIP banyak melakukan perubahan dan
berkualiatas.

Penambahan kualitas tersebut dapat kita lihat seperti gaya berpakaian yang sangat melambangkan sekali sebagaai calon pendidik atau gaya berpakain muslimnya.

Dilihat saat ini Indonesia adalah salah satu negara yang sangat kaya dalam budaya, contohnya budaya bepakaian batik adalah salah satu  milik budaya Indonesia, kita jumpai dikampus STKIP PGRI Sumatera Barat, berpakaian batik dengan jenis dan model yang beragam , mulai dari model baju dan gaya berjilbab tidak kalah seperti model yang kiat jumpai dimajalah-majalah atau televisi seperti pernyataan salah seorang mahasiswa STKIP  jurusan bahasa inggris yang bernama Yesi Hairani Bp 10  mengatakan

“Kalau ingin membuat baju batik tidak usah susah-susah mencari modelnya, datang saja kekampus STKIP PGRI  Padang , pasti kita temui  model batik yang disukai”. Ujarnya.

Jadi ini adalah  salah satu contoh budaya berpakaian batik  mahasiswa STKIP, dan ini menggambarkan STKIP menuju perubahan positif  atau lebih baik untuk kedepannya, baik dalam bidang pendidikan maupun diluar bidang pendidikan. (*)

Berita ini adalah tugas, karya dari mahasiwa Nama : tari fajriah elsera

npm : 10080183

sesi : e