Mahasiswa KKN UNAND Adakan Pelatihan Dokter Kecil di Nagari Tigo Balai, Agam

by

in

Kelompok KKN (Kuliah Kerja Nyata) UNAND (Universitas Andalas) mengadakan kegiatan pelatihan dokter kecil di beberapa sekolah dasar yang ada di Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Pelatihan itu untuk mewujudkan kesadaran dan pengetahuan kesehatan sejak dini.

Berdasarkan relis yang dikirimkan Siti Vanny Maharani dan Muhammad Hafizh Aldrian, Mahasiswa KKN UNAND kegiatan berkelanjutan KKN terkait kesehatan masyarakat dan pendidikan ini telah dimulai sejak Juli 2023 yang diselenggarakan di SDN 14 Andaleh dan berakhir tanggal 15 Agustus 2023 di SDN 06 Cubadak Lilin.

Program yang diselenggarakan pada pelatihan ini mengangkat beberapa tajuk, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Isi Piringku, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan Penyakit Menular dan Tidak Menular.

Adjie Ramadhani Mayusya, mahasiswa Fakultas Kedokteran yang juga penanggung jawab dari kegiatan pelatihan dokter kecil mengatakan bahwa diperlukannya pengetahuan kesehatan dari dini terutama untuk anak sekolah dasar. “Salah satu indikator tercapainya kesehatan di desa dimulai dari kesadaran masing-masing dan adanya sumber daya kompeten berupa tenaga kesehatan yang bisa dimulai dari dini yaitu dengan adik-adik SD,” ucap Adjie.

Kegiatan ini disambut baik oleh Munawir, Kepala Sekolah SDN 06 Cubadak Lilin dikarenakan hal ini belum pernah ada sebelumnya di sekolah tersebut. “Sedari awal belum ada dokter kecil di sekolah kami. Oleh karena itu kehadiran mahasiswa KKN UNAND ini sangat saya dukung karena memberi perubahan yang baik untuk generasi penerus,” sambut Munawir.

Selaras, Isnaini, Kepala Sekolah SDN 14 Andaleh mengatakan bahwa kegiatan ini membantu program dari sekolah sendiri. “Pelatihan Dokter Kecil sudah pernah ada sebelumnya di sekolah kami tetapi vakum selama beberapa waktu, kami cukup terbantu dengan program yang diselenggarakan oleh mahasiswa ini,” respon Isnaini.

Materi yang disampaikan mendapatkan partisipasi aktif oleh peserta dokter kecil dari awal pelatihan hingga ujian evaluasi. Siswa yang mengikuti kegiatan pelatihan dipilih oleh pihak sekolah sebanyak 14 orang siswa dari kelas 4 dan 5 sebelum akhirnya dilantik sebanyak 5 orang siswa terpilih.

“Acara yang dilakukan kakak-kakak KKN sangat menarik karena cita-cita saya memang menjadi dokter jadi acara ini membuat saya tau belajar menjadi dokter,” Tutur Habib, Habib yang merupakan salah satu siswa SDN 14 Andaleh peserta pelatihan dokter kecil.

Diharapkan paska pelatihan dokter kecil, terjadi peningkatan pengetahuan siswa terhadap program Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Siswa nantinya dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat di sekolah maupun di rumah. Sekaligus pola hidup itu, akan menjadi teladan bagi siswa lainnya. Tidak hanya membangun fondasi pemahaman tentang dasar-dasar kesehatan tetapi juga memicu rasa ingin tahu dan kreativitas siswa. (*)