Thursday, July 11, 2024
Home Profil Kampus Universitas Bung Hatta (UBH)

Universitas Bung Hatta (UBH)

Universitas Bung Hatta didirikan pada tanggal 20 April 1981 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Wawasan Nusantara. Tahun 1996, berganti nama menjadi Yayasan Pendidikan Bung Hatta. Gagasan mendirikan Universitas Bung Hatta guna ikut berperan aktif dan bertanggung jawab dalam pendidikan nasional. Sebagai lembaga pendidikan tinggi, Universitas Bung Hatta diharapkan mampu mengembangkan misi pembangunan nasional dalam bidang pendidikan sesuai dengan cita-cita proklamator RI, Dr. Muhammad Hatta. Sejak diresmikan 20 April 1982 oleh Dirjen Dikti Depdikbud, Universitas Bung Hatta memiliki 6 (enam) fakultas yakni:

Fakultas Ekonomi
Fakultas Hukum
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Sastra
Fakultas Teknik
Fakultas Perikanan

Tahun 1996, Fakultas Teknik dikembangkan menjadi 2 (dua) fakultas yakni Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan dan Fakultas Teknologi Industri. Kini, Universitas Bung Hatta telah memiliki 7 fakultas dengan 25 program studi yang telah terakreditasi dan terus mengalami perkembangan baik sarana maupun prasarana. Mulai tahun akademik 2003/2004, Universitas Bung Hatta juga telah membuka program Pascasarjana Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Pesisir dan Kelautan (PSP2K), Program pascasarjana Magister Manajemen (M.M dan M.Si) dan Magister Manajemen Konstruksi (M.T). Pada tahun 2004/2005, Fakultas Perikanan berganti nama menjadi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta Fakultas Sastra menjadi Fakultas Ilmu Budaya. Memasuki usia ke 29 tahun (1981 – 2010), Universitas Bung Hatta telah dipimpin oleh 7 orang rektor. Para rektor tersebut adalah:

Prof.Dr.H. Agustiar Syah Nur, M.A. (1981 – 1985)
Drs. Adrin Kahar, Ph.D (Hon) (1985 – 1990)
Prof. Dr. Ir. Sjofjan Asnawi, M.A.D.E. (1990 – 1998)
Prof.Dr.Ir. Fachri Ahmad, M.Sc. (1998 – 2000)
Prof.Dr. Alfian Lains, S.E., M.A. (2000 – 2004)
Prof. Dr. Yunazar Manjang (2004 – 2008)
Prof. Dr. Hafrijal Syandri,MS(2008 – sekarang)

sumber : bunghatta.ac.id

Update 7 OKtober 2012

RELATED ARTICLES

Sumatera Barat Memiliki Dukungan Kuat Pemerintah dan Perguruan Tinggi dalam Pembudidayaan Galo-galo (Meliponiculture)

Oleh: Henny Herwina Dosen Biologi FMIPA UNAND, Ketua Perhimpunan Entomologi Indosesia Cabang Padang, Pengurus Asosiasi Perlebahan Indonesia Cabang Sumbar

Mahasiswa FKM UNAND, Edukasi Remaja Bebas Narkoba

Padang, FKM Unand - Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas melakukan pemberdayaan dan edukasi terkait dengan bahaya narkoba kepada siswa SMP Syiar...

Mahasiswa FKM Unand Edukasi Peduli Sampah melalui Program GPS Hero

Padang, FKM Unand - Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM Unand) luncurkan program GPS Hero. Program yang akronim dari Pahlawan (Hero) Gerakan...

Most Popular

Sumatera Barat Memiliki Dukungan Kuat Pemerintah dan Perguruan Tinggi dalam Pembudidayaan Galo-galo (Meliponiculture)

Oleh: Henny Herwina Dosen Biologi FMIPA UNAND, Ketua Perhimpunan Entomologi Indosesia Cabang Padang, Pengurus Asosiasi Perlebahan Indonesia Cabang Sumbar

Mahasiswa FKM UNAND, Edukasi Remaja Bebas Narkoba

Padang, FKM Unand - Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas melakukan pemberdayaan dan edukasi terkait dengan bahaya narkoba kepada siswa SMP Syiar...

Mahasiswa FKM Unand Edukasi Peduli Sampah melalui Program GPS Hero

Padang, FKM Unand - Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM Unand) luncurkan program GPS Hero. Program yang akronim dari Pahlawan (Hero) Gerakan...

Bukan Hanya Soal Izin, Ada Hak dan Kewajiban Lingkungan

Solok Selatan - Solok Selatan merupakan daerah di Sumatera Barat yang banyak memiliki pertambangan. Bahkan beberapa telah berdampak kepada lingkungan masyarakat. Untuk...

Recent Comments